Agribisnis

Petani Muda Jadi Penggerak Pengembangan Agribisnis Berkelanjutan di Garut

 

Garut — Kabupaten Garut memiliki potensi agribisnis yang besar untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian dan agribisnis nasional. Pengembangan potensi tersebut semakin optimal dengan keterlibatan generasi muda yang berperan aktif sebagai pelaku usaha agribisnis yang inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan.

Salah satu contoh penguatan agribisnis daerah ditunjukkan oleh Rizal Fahreza, Owner Eptilu, petani muda asal Kabupaten Garut yang mengembangkan usaha agribisnis berbasis potensi lokal. Melalui penerapan sistem usaha agribisnis yang terintegrasi dan berkelanjutan, pengembangan usaha tersebut tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah dan penguatan daya saing daerah.

Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University memandang Kabupaten Garut sebagai wilayah yang memiliki peluang besar dalam pengembangan agribisnis. Dukungan sumber daya alam, semangat kewirausahaan generasi muda, serta penguatan sistem usaha agribisnis menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan agribisnis yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan terkait, pengembangan agribisnis di Kabupaten Garut diharapkan mampu berkontribusi pada terwujudnya agribisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing. Upaya ini sejalan dengan komitmen Departemen Agribisnis FEM IPB University dalam mendukung lahirnya agribusinesspreneur muda serta penguatan agribisnis lokal menuju tingkat nasional.

🌱 Dari lokal untuk nasional, dari Garut untuk masa depan agribisnis Indonesia.