Agribisnis

Immersion Trip Junior Leaders Development Programme (JLDP) Kolaborasi CIMB Group, GIFT, Trubus Bina Swadaya, dan Departemen Agribisnis FEM IPB

DSC00412

Bogor, 21 April 2026 – Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), IPB University menjadi tuan rumah kegiatan Immersion Trip Junior Leaders Development Programme (JLDP) pada Selasa, 21 April 2026. Program ini merupakan kolaborasi antara CIMB Group, Global Institute For Tomorrow (GIFT), Trubus Bina Swadaya, serta Departemen Agribisnis FEM IPB.

Di tengah disrupsi global dan meningkatnya tuntutan keberlanjutan, organisasi membutuhkan pemimpin yang mampu mengintegrasikan inovasi bisnis dengan dampak sosial. Menjawab kebutuhan tersebut, GIFT menghadirkan pendekatan pembelajaran imersif yang dikembangkan untuk memperkuat kapasitas berpikir kritis para pemimpin masa depan dalam menghadapi dinamika ekonomi dan sosial di Asia. Bersama CIMB Group, pendekatan ini diimplementasikan melalui program JLDP yang mempertemukan talenta muda lintas negara.

Sebanyak 28 peserta yang merupakan talenta muda CIMB Group dari Malaysia, Indonesia, dan Singapura mengikuti program ini. Melalui kombinasi dynamic classroom dan experiential project learning, peserta didorong untuk melampaui perspektif konvensional sektor perbankan dan memahami langsung realitas di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, Departemen Agribisnis FEM IPB berperan dalam penyampaian materi akademik serta penguatan kerangka berpikir peserta terkait pembangunan pertanian berkelanjutan. Sesi pembelajaran menghadirkan narasumber Dr. Handian Purwawangsa, S.Hut., M.Si (Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship) dan Dr. Ir. Netti Tinaprila, MM (Dosen Departemen Agribisnis FEM IPB)yang memberikan wawasan strategis mengenai pengembangan agribisnis yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menghadirkan alumni Departemen Agribisnis FEM IPB, yaitu Siti Nuraeni, M.Si (Grovechips), Al-Fiqie, S.E (Export Tani Nusantara), serta Rizvan Adrian Kurniawan, S.E (Export Tani Nusantara) yang berbagi pengalaman praktis dalam membangun usaha hingga menembus pasar ekspor. Sesi ini memperkaya perspektif peserta dengan contoh nyata kewirausahaan di sektor agribisnis.

Melalui rangkaian immersion trip, peserta diharapkan mampu merumuskan solusi inovatif yang tidak hanya meningkatkan dan menstabilkan pendapatan petani, tetapi juga selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan ini diharapkan dapat mencetak pemimpin muda yang memiliki perspektif global, kepekaan sosial, serta kemampuan strategis dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor agribisnis di kawasan ASEAN.